Senin, 23 April 2012

10 TIPS SUKSES BERPIKIR POSITIF

Hai! Anda pasti tau bahwa untuk menjalani kehidupan yang sukses dan bahagia  dapat dicapai dengan cara berpikir positif. Mungkin teman-teman sudah pernah sering mendengar saran ini baik dari teman, kolega, buku, jurnal hingga dari para motivator kondang. Namun berapa banyak diantara Anda yang masih belum dapat benar-benar mempraktekkannya dalam gaya hidup sehari-hari! Ntah karena bingung ataupun masih terlena dengan pola pikir lama yang cenderung negatif. Nah, disinilah akan dibagikan tips bagaimana bisa mengembangkan pola pikir positif agar selalu beredar dalam gaya hidup Anda sehari-hari. Caranya tentu saja dengan dengan mengenali ciri-ciri mindset orang yang berpikir positif. Ayo kita coba tiru jalan pikirannya.

1. Melihat masalah sebagai tantangan

Coba bandingkan dengan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang terlalu berat dan membuat hidupnya seakan-akan paling sengsara di dunia.

2. Menikmati hidupnya

Berpikir positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati, meski tak berarti ia tak berusaha untuk mencapai hidup yang lebih baik.

3. Pikiran terbuka untuk menerima saran dan ide

Supaya Anda menerima hal-hal baru yang dapat mengubah kehidupan Anda menjadi lebih baik.

4. Singkirkan pikiran negatif seketika setelah pikiran itu terlintas di benak

Jika Anda memelihara pikiran negatif lama-lama, bisa-bisa Anda malah membangunkan singa tidur yang seharusnya tidak apa-apa malah menimbulkan masalah.

5. Mensyukuri apa yang dimiliki

Dan bukan berkeluh-kesah tentang hal-hal yang tidak dimiliki.

6. Tidak mendengarkan gosip yang tidak menentu

Sudah lumrah yang namanya gosip berteman baik dengan pikiran yang negatif. Karena itu para pemikir positif akan berusaha menghindar untuk terlibat dalam omongan yang tidak ada manfaatnya.

7. Tidak buat alasan, tapi langsung buat tindakan

Anda tentu pernah mendengar kata NATO (No Action Talk Only). Yang jelas, para pemikir positif bukanlah penganut aliran ini. Begitu juga dengan NARO (No Action Review Only), NADO (No Action Dream Only), NACO (No Action Concept Only), NABO (No Action Briefing Only), NAMO (No Action Meeting Only), dan NASO (No Action Strategy Only).

8. Menggunakan bahasa positif

Gunakanlah kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme, seperti: “Saya pasti bisa!”, “Tidak ada persoalan yang terlalu sulit untuk dipecahkan.”, “Dia memang berbakat.”

9. Menggunakan bahasa tubuh yang positif

Seperti senyuman, berjalan dengan langkah tegap, gerakan tangan yang ekspresif, atau anggukan. Para pemikir positif biasa berbicara dengan intonasi dan gerakan tubuh yang  bersahabat, antusias dan hidup.

10. Peduli pada citra diri

Dengan berusaha tampil baik. Bukan hanya diluar, tapi juga di dalam.
Demikian Tips Berpikir Positif, semoga dapat menolong rekan menjadi pribadi lebih dahsyat lagi!

Sumber : http://www.kennysung.com/10-tips-sukses-berpikir-positif/

Mp3 Maher Zain Album Forgive Me 2012


Download Mp3 Islami Maher Zain dalam album terbarunya Forgive Me 2012 yang dirilis oleh Awakening Records untuk menambah koleksi mp3 islami anda...

download track list :
link download full album
via sharebeast Forgive Me 2012





Ukhti....siapakah yang kau pilih?


Menikah, satu kata ini akan menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi pemuda ataupun pemudi yang sudah mencapai usia remaja. Remaja yang sudah mulai memiliki rasa tertarik dengan lawan jenisnya, akan memperhatikan pasangan yang diimpikan menjadi pasangan hidupnya. Sejenak waktu, hatinya akan merenda mimpi, membayangkan masa depan yang indah bersamanya.


Saudariku muslimah yang dirahmati Allah, tentu kita semua menginginkan pasangan hidup yang dapat menjadi teman dalam suka dan duka, bersama dengannya membangun rumah tangga yang bahagia, sampai menapaki usia senja, bahkan menjadi pasangan di akhirat kelak. Tentu kita tidak ingin bahtera tumah tangga yang sudah terlanjur kita arungi bersama laki-laki yang menjadi pilihan kita kandas di tengah perjalanan, karena tentu ini akan sangat menyakitkan, menimbulkan luka mendalam yang mungkin sangat sulit disembuhkan, baik luka bagi kita maupun bagi buah hati yang mungkin sudah ada. Lagipula, kita mengetahui bahwa Allah Ta’ala, Robb sekaligus Illah kita satu-satunya sangat membenci perceraian, meskipun hal itu diperbolehkan jika memang keduanya merasa berat. “Mencegah lebih baik daripada mengobati.” Itulah slogan yang biasa dipakai untuk masalah kesehatan. Dan untuk masalah kita ini, yang tentunya jauh lebih urgen dari masalah kesehatan tentu lebih layak bagi kita untuk memakai slogan ini, agar kita tidak menyesal di tengah jalan.

Saudariku muslimah, sekarang banyak kita jumpai fenomena yang sangat memprihatinkan dan menyedihkan hati. Banyak dari saudari-saudari kita yang terpesona dengan kehidupan dunia, sehingga timbul predikat ‘cewek matre’, yaitu bagi mereka yang menyukai laki-laki karena uangnya. Ada juga diantara saudari kita yang memilih laki-laki hanya karena fisiknya saja. Ada juga diantara mereka yang menyukai laki-laki hanya karena kepintarannya saja, padahal belum tentu kepintarannya itu akan menyelamatkannya, mungkin justru wanita itu yang akan dibodohi.

Sebenarnya tidak mengapa kita menetapkan kriteria – kriteria tersebut untuk calon pasangan kita, namun janganlah hal tersebut dijadikan tujuan utama, karena kriteria-kriteria itu hanya terbatas pada hal yang bersifat duniawi, sesuatu yang tidak kekal dan suatu saat akan menghilang. Lalu bagaimana solusinya ? Saudariku, sebagai seorang muslim, standar yang harus kita jadikan patokan adalah sesuatu yang sesuai dengan ketentuan syariat. Karena hanya dengan itu kebahagian hakiki akan tercapai, bukan hanya kebahagian dunia saja yang akan kita dapatkan, tapi kebahagiaan akhirat yang kekal pun akan kita nikmati jika kita mempunyai pasangan yang bisa diajak bekerjasama dalam ketaatan kepada Allah.

Diantara kriteria-kriteria yang hendaknya kita utamakan antara lain:

1. Memilih calon suami yang mempunyai agama dan akhlak yang baik, dengan hal tersebut ia diharapkan dapat melaksanakan kewajiban secara sempurna dalam membimbing keluarga, menunaikan hak istri, mendidik anak, serta memiliki tanggung jawab dalam menjaga kehormatan keluarga.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Jika datang melamar kepadamu orang yang engkau ridho agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dengannya, jika kamu tidak menerimanya, niscaya akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang luas.” (HR. Tirmidzi, hasan)

Seorang laki-laki bertanya kepada Hasan bin ‘Ali, “Saya punya seorang putri, siapakah kiranya yang patut jadi suaminya ?” Hasan bin ‘Ali menjawab, “Seorang laki-laki yang bertaqwa kepada Allah, sebab jika ia senang ia akan menghormatinya, dan jika ia sedang marah, ia tidak suka zalim kepadanya.”

2. Memilih calon suami yang bukan dari golongan orang fasiq, yaitu orang yang rusak agama dan akhlaknya, suka berbuat dosa, dan lain-lain.

“Siapa saja menikahkan wanita yang di bawah kekuasaanya dengan laki-laki fasiq, berarti memutuskan tali keluarga.” (HR. Ibnu Hibban, dalam Adh-Dhu’afa’ & Ibnu Adi)

Ibnu Taimiyah berkata, “Laki-laki itu selalu berbuat dosa, tidak patut dijadikan suami. Sebagaimana dikatakan oleh salah seorang salaf.” (Majmu’ Fatawa 8/242)

3. Laki-laki yang bergaul dengan orang-orang sholeh.

4. Laki-laki yang rajin bekerja dan berusaha, optimis, serta tidak suka mengobral janji dan berandai-andai.

5. Laki-laki yang menghormati orang tua kita.

6. Laki-laki yang sehat jasmani dan rohani.

7. Mau berusaha untuk menjadi suami yang ideal, diantaranya: Melapangkan nafkah istri dengan tidak bakhil dan tidak berlebih-lebihan; memperlakukan istri dengan baik, mesra, dan lemah lembut; bersendau gurau dengan istri tanpa berlebih-lebihan; memaafkan kekurangan istri dan berterima kasih atas kelebihannya; meringankan pekerjaan istri dalam tugas-tugas rumah tangga; tidak menyiarkan rahasia suami istri; memberi peringatan dan bimbingan yang baik jika istri lalai dari kewajibannya; memerintahkan istri memakai busana muslimah ketika keluar; menemani istri bepergian; tidak membawa istri ke tempat-tempat maksiat; menjaga istri dari segala hal yang dapat menimbulkan fitnah kepadanya; memuliakan dan menghubungkan silaturahim kepada orang tua dan keluarga istri; memanggil istri dengan panggilan kesukaannya; dan yang terpenting bekerjasama dengan istri dalam taat kepada Allah Ta’ala.

Satu hal yang perlu kita ingat saudariku, bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna. Jangan pernah membayangkan bahwa laki-laki yang sholeh itu tidak punya cacat & kekurangan. Tapi, satu hal yang tidak boleh kita tinggalkan adalah ikhtiar dengan mencari yang terbaik untuk kita, serta bertawakal kepada Allah dengan diiringi do’a.

Maroji’:
Ensiklopedi Wanita Muslimah. Haya bintu Mubaroh Al-Barik.


Artikel www.muslimah.or.id

Selasa, 10 April 2012

BELAJARLAH MENCINTAI JILBABMU

Duhai jilbab yang masih terlipat,jadilah perisai dan tabir untuk diriku,Mengukir simbol kehormatan dan kesucianku,Menjelmalah laksana rumah berjalan untukku,Dan kusematkan setangkai cinta untukmu…

Jadikanlah jilbab seperti bagian dari dirimu,yang jika tanpanya,engkau merasa tidak sempurna.Jadikanlah dia penutup auratmu yang lebih baik dari sekedar pakaianmu.Jadikanlah dia sebagai lambang rasa malumu yang akan memancarkan wibawamu.Jadikanlah dia sebagai simbol kehormatan dan kesucianmu yang harus engkau jaga sebaik-baiknya.Maka dengan begitu,engkau akan mencintainya tanpa engkau sadari bahwa engkau telah mencintainya.

Selasa, 20 Maret 2012

Bakti Sosial PRIMMA

       NGAWEN - Dalam upaya meningkatkan kepedulian warga yang tidak mampu, Pengajian Remaja Masjid Al-Maghfirah (PRIMMA) Padukuhan Sokowaten Kecamatan Banguntapan , Bantul melakukan bakti sosial (BAKSOS) dan pengajian akbar di Padukuhan Ngimbang , Desa Watusigar, Kecamatan Ngawen.
       Baksos dengan membagi paket sembako berupa beras 2 kg, gula 1kg, teh 2 pak,minyak 1 liter,kecap dan mie instan 3 bungkus dijual dengan harga Rp 5000 dan hasil penjualan semuanya disumbangkan untuk pembangunan mushola yang kini sedang dibangun di Padukuhan Ngimbang. Penyerahan bantuan ini secara simbolis ketua PRIMMA, Arniyawati dan diterima salah satu perwakilan warga setempat.
       Dalam kesempatan ini dibagikan pula 3 doorprize berupa pakaian dan pembagian pakaian pantas pakai."Meskipun bantuan kami tidak banyak, tetapi diharapkan bisa membantu warga di Padukuhan Ngimbang yang banyak warganya masih miskin.Selain itu,kami juga ingin berpartisipasi dalam pembangunan mushola. Meski masih usia remaja , tetapi kami berusaha tetap peduli dengan sesama.Ini merupakan bagian dari tujuan kelompok pengajian kami," kata Arniyawati.
       Sebelumnya acara diawali dengan pengajian yang dilakukan Mahlani dari Kantor Kementerian Agama Gunungkidul.dalam kesempatan ini Mahlani memberikan motifasi dan berpesan kepada warga untuk senantiasa bersyukur, ingat kepada ALLAH SWT dalam kondisi apapun, serta menjaga interaksi dengan warisan Rasulullah Muhammad SAW yaitu Al Qur'an dan Sunah.
Dukuh ngimbang, Desa Watusigar, Kecamatan Ngawen, Suyatna mengaku berbagai kegiatan yang dilakukan PRIMMA sangat bermanfaat bagi warganya." Atas nama pribadi dan masyarakat Ngimbang, kami mengucapkan terima kasih atas semua bantuan. ini kepedulian yang luar biasa, karena kelompok pengajian remaja luar daerah justru peduli dengan kami," ujarnya.