Jumat, 22 Juli 2011

Tausiyah Singkat untuk Musafir

Ketika kita akan berpergian terkadang kita lupa untuk berdoa,disini akan dibahas secara singkat Enam hal yang  penting dalam bepergian, yaitu:
1.Berdoa ketika keluar rumah
“Apabila seseorang keluar dari rumahnya dan berdoa Bismillaahi
tawakkaltu alallaah la haula walaa quwwata illa billaah
(dengan
nama Allah, aku bertawakal kepada-Nya, tiada upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Nya), niscaya akan dikatakan kepadanya, “Cukup bagimu, engkau telah diberi petunjuk dan dilindungi.” Syetanpun akan menjauh darinya” (HR Tirmidzi).
2.Berdoa ketika berkendaraan (cukup basmallah, jika belum hafal)
“Subhaanalladzii sakhkhoro lanaa haadza wa maa kunna lahu
muqriniin, wa innaa ilaa robbinaa lamunqolibuun”
Maha Suci Allah
yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami
sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan
kembali kepada Rabb kami. (QS Az Zukhruf: 23-24)
3.Baca takbir ketika menaik, baca tasbih ketika menurun.
Dari Jabir, katanya : “Di tengah perjalanan kami bertakbir
(membaca Allahu Akbar) sewaktu naik, dan bertasbih (membaca
Subhanalloh) sewaktu menuruni lembah”. (HR. Bukhari)
4.Banyak berdoa, karena doanya mustajab
“Ada tiga macam doa yang terkabul, tiada keraguan baginya yaitu:
doa orang yang teraniaya, doa orang yang sedang dalam perjalanan,
doa bapak-ibu kepada anaknya.” (HR. Abu Daud-Turmudzi)
5.Bila datang malam hari (menginap/tidak), baca doa ini:
Dari Khaulah binti Hakim, kudengar Rasul SAW, bersabda: “Barang
siapa bermalam di suatu tempat di tengah perjalanan, lalu membaca
do’a di bawah ini, pasti tidak bakal diganggu oleh siapapun
(selamat) sampai pergi meninggalkan tempat tersebut.”
Inilah doanya: A’UUDZU BIKALIMATILLAHIT TAAMATI MIN SYARRI MAA
KHALAQ
. Artinya : “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang
sempurna daris egala kejahatan apapun yang Engkau ciptakan.” (HR. Muslim)
6.Mendahulukan masuk masjid ketika pulang ke rumah
Dari Ka’ab bin Malik :”Bahwasanya Rasul SAW, sewaktu datang dari
bepergian, yang pertama kali beliau masuki masjid, lalu shalat
dua rakaat”. (HR. Bukhari-Muslim)
 
By : MutiaraSempurna.com

0 komentar:

Poskan Komentar